Aku membalas ciumanya sembari pantaku aku gesek-gesekan pada penisnya yang ada dibalik celananya,
“ Eughhhh… Ssssssss… Oughhhh…, ” desah Arif. Bokep jilbab Bibirnya yang sexy itu langsung saja menjilat kedua payudaraku secara bergantian,
“ Oughhhhh… Rif… kamu pandai sekali memanjakan wanita, Sssssss… Aghhhhh…, ” ucapku disela dijilatnya payudaraku. Sesekali kami Arif juga menjilati leher dan daun telingaku untuk membuat aku semakin liar. Banyak sekali sperma yang dikelurkan saat itu, udah banyak kental lagi, wow mantap, kalau masuk kevaginaku udah pasti itu akan membut aku hamil,hhe. Melihat dia yang ketakutan seperti itu akupun tidak tega,
“ Iya Nggak papa kog Rif, aku tadi Cuma kaget kog karena kena percikan air panas, ” ucapku memakluminya. Gerakan naik turun penisnya membuat tubuhku bergetar tidak karuan. Setelah merasa poisisis sex kami nyaman, Arifpun kembali melumati kedua buah dadaku. Diapun segera pergi untuk mengunci pintu. Aku naikan rokku hingga kepinggang, lalu aku duduk diatas Arif dengan kedua kakiku yang mengangkang diatas pangkuan Arif. “ Baiklah Buk, ” jawabnya. Bayangin aja deh para pembaca, dia tuh tingginya 178 cm, berat badan kisaran 70 kg. Beberapa detik kemudian Arifpun kembali kepadaku,
“ Rif, sini kamu Rif duduk dikursi ini, ” perintahku.